Nufat.id

Portal Berita dan Entertaiment

Ceramah Koh Dennis Slim : Kamu di Cintai Apa Dimanfaatkan

Instagram: kohdennislim

 NUFAT.ID – Kamu di cintai atau dimanfaatkan, itulah judul ceramah yang di unggah oleh akun media social TikTok milik @kodennislim.

 

Dalam ceramahnya Ko Dennis Slim mengatakan harus berhati-hati antara mencintai manusia dengan benda.

 

Menurutnya, kadang manusia selalu tertukar, mana yang harus dicintai dan mana yang harus di manfaatkan.

 

Dalam keterangannya, dia melanjutkan bahwa manusialah yang harus kita cintai dan benda harus diambil manfaatnya, dan jangan sampai terbalik.

 

Koh Dennis lalu menceritakan tentang kisah yang sama percis dengan pembahasannya, adalah sebagai berikut ini;

 

Ada seorang Ayah membeli mobil baru, masih mulus dan masih kinclong, lalu kemudian mobilnya dicuci di sebuah garasi.

 

Keluarlah anaknya, mengambil sebuah batu, lalu digoreskannya kepada mobil baru Ayah nya itu.

 

Sontak Ayah nya marah, dan memukul tangan anaknya,  sebelumnya Ia lupa, bahwa yang dipegangnya itu adalah kunci inggris dipakai untuk memukul tangan anaknya.

 

Seketik Anak nya itu pingsan, karena pukulan sang Ayah, hingga membuat tangan anaknya terluka berat. Ayahnya panik dan Anaknya di bawa kerumah sakit.

 

Setelah di periksan, apa yang dikatakan dokter kepada Ayah nya? Dokter mengatakan bahwa tangan anaknya hancur, dan tidak bisa digunakan lagi untuk selama-lamanya.

 

Kemudian anak itu siuman, tersadar dari pingsannya, bertanyalah Anak itu kepada ayahnya, Ia mengatakan “Ayah kapan tanganku tumbuh kembali” Tanya anaknya.

 

Ayahnya terdiam, dan menyesali perbuatan yang telah dilakukannya,  akhirnya mereka  pulang, Ayahnya menyesali perbuatannya itu dengan memukul kembali mobil barunya hingga hancur.

 

Tanpa disadari, dia melihat coretan anaknya itu yang yang membekas dimobil ayahnya, apa yang tulisnya.

 

“AKU SAYANG AYAH” anak itu betapa sangat mencintai Ayahnya, hingga kisah cerita ini diberi judul dengan ” Kamu di Cintai Apa di Manfaatkan.

 

Itulah ulasan yang membahas  tentang perumpaman “kamu di cintai apa di manfaatkan”.